Senin, 29/12/2008 17:35 WIB
Sarat Pengalaman, Arshavin ke Arsenal?
Kardhika Cipta Binangkit - detiksport
London - Dengan stok gelandang yang menipis plus hanya memiliki skuad yang mayoritas diisi pemain muda, Arsene Wenger membidik seorang pemain berpengalaman di bursa transfer nanti. Andrei Arshavin-kah orangnya?
Wenger saat ini telah kehilangan tiga rang andalannya di lini tengah. Pertama adalah Tomas Rosicky, yang sudah absen sejak akhir musim lalu. Lalu, Theo Walcott yang menderita cedera ketika berlatih bersama tim nasional Inggris. Terkahir, ia harus kehilangan Cesc Fabregas beberapa pekan silam.
Rosicky diperkirakan harus absen sampai Maret tahun depan. Sementara Walcott baru bisa merumput kira-kira di bulan Februari nanti. Sedangkan Fabregas harus absen selama empat bulan karena mengalami cedera pada kaki kanannya saat berbenturan dengan Xabi Alonso.
Fakta di atas membuat Wenger berupaya mencari tambahan gelandang pada Januari nanti. Namun pria Prancis ini punya syarat tersendiri, yakni yang sudah sarat pengalaman.
"Bursa transfer akan segera dibuka, dan meskipun kami belum pasti mendapatkan siapapun saat ini, saya pikir kami butuh seorang yang berpengalaman," tukas Wenger seperti dilansir Sky Sports.
"Kami sudah memiliki banyak pemain muda, jadi jika kami membeli sesorang maka kami akan membeli pemain yang bisa langsung nyetel. Mungkin juga kami akan mendatangkannya dengan status pinjaman."
"Cesc masih lama untuk bermain lagi, begitu juga dengan Tomas Rosicky dan Theo Walcott. Dan mereka adalah tiga pemain yang kreatif yang kami andalkan saat awal musim. Jadi apa yang kami butuhkan adalah seorang yang bisa menyiratkan sedikit harapan," sambung The Professor.
Pernyataan Wenger di atas kemudian menyembulkan nama Arshavin yang dulu memang sempat dihubung-hubungkan dengan The Gunners. Apalagi pemain berusia 27 tahun ini memiliki pengalaman yang cukup mumpuni. Musim lalu, ia berhasil mengantar Zenit St Petersburg menjadi kampiun Piala UEFA dan Piala Super Eropa. Sementara di Euro 2008, pengoleksi 15 gol dari 41 caps-nya untuk Rusia ini bermain ciamik bersama negaranya.
Arshavin juga bisa diposisikan sebagai playmaker dan juga gelandang kanan untuk mengisi posisi yang lowong di Arsenal. Maka ia sangat mungkin masuk dalam rencana Wenger.
"Saya tidak ingin mengumumkan nama," kilah Wenger sambil tersenyum. "Karena ketika Anda menyebut nama, maka kesempatan untuk mendapatkannya berkurang 50 persen. Namun saya butuh seorang gelandang yang kreatif dan juga seorang pemain tengah lainnya, karena kami tengah kekurangan stok," pungkasnya.
( roz / roz )
Monday, December 29, 2008
Gallas redempt his stupidity by an important goal
Senin, 29/12/2008 10:41 WIB
Gallas Kini Jadi 'Si Hebat'
Rossi Finza Noor - detiksport
London - William Gallas sempat dikritik banyak pihak akibat perilakunya yang kurang profesional. Namun, setelah mencetak gol tunggal ke gawang Portsmouth, ia justru dipuji sebagai pemain yang hebat.
Bulan November lalu, Gallas mengatakan kepada sebuah surat kabar Prancis bahwa suasana di ruang ganti Arsenal kurang harmonis. Ia menyebut, ada pemain The Gunners yang tak disukai oleh beberapa pemain lainnya.
Pihak klub jelas tak suka dengan sikapnya itu. Sempat ada kabar bahwa Gallas sudah dipersilahkan pergi dari Emirates Stadium. Ujung-ujungnya ban kapten pun dicopot dari lengannya--dan kini akhirnya melekat di lengan Cesc Fabregas.
Meskipun demikian, pada kenyataannya Gallas tetap tak kehilangan tempat di skuad utama The Gunners. Manajer Arsene Wenger masih kerap mempercayakan posisi palang pintu kepada pemain berusia 31 tahun ini.
Kepercayaan Wenger itu pun akhirnya dibayar tuntas oleh Gallas. Dalam pertandingan melawan Portsmouth, Senin (19/12/2008) dinihari WIB, pria berkebangsaan Prancis itu sukses melesakkan gol tunggal dalam pertandingan. Itu artinya Arsenal sukses mengamankan tiga poin sekaligus menjaga langkah mereka dalam persaingan menuju titel juara.
Wenger mengomentari gol Gallas itu sebagai sebuah jawaban atas kritik. Manajer asal Prancis itu pun tak ragu menyebut mantan pemain Chelsea itu sebagai pemain yang hebat.
"Dia menjawab semua orang dengan permainannya di lapangan dan itulah yang Anda lakukan apabila Anda adalah seorang pemain yang hebat," ujar Wenger di Setanta Sports.
"Dia pernah menjadi striker dan bisa mencetak gol melalui set-piece. Dia memliki timing yang tepat untuk melakukan serangan."
Berkat kemenangan atas Portsmouth itu, Arsenal kini menapaki kembali posisi Big Four. Jumlah 35 poin yang mereka kumpulkan sebenarnya sama dengan Aston Villa yang sebelumnya duduk di posisi empat. The Villans sendiri baru akan bertanding Selasa lusa menyambangi Hull City.
( roz / roz )
Gallas Kini Jadi 'Si Hebat'
Rossi Finza Noor - detiksport
London - William Gallas sempat dikritik banyak pihak akibat perilakunya yang kurang profesional. Namun, setelah mencetak gol tunggal ke gawang Portsmouth, ia justru dipuji sebagai pemain yang hebat.
Bulan November lalu, Gallas mengatakan kepada sebuah surat kabar Prancis bahwa suasana di ruang ganti Arsenal kurang harmonis. Ia menyebut, ada pemain The Gunners yang tak disukai oleh beberapa pemain lainnya.
Pihak klub jelas tak suka dengan sikapnya itu. Sempat ada kabar bahwa Gallas sudah dipersilahkan pergi dari Emirates Stadium. Ujung-ujungnya ban kapten pun dicopot dari lengannya--dan kini akhirnya melekat di lengan Cesc Fabregas.
Meskipun demikian, pada kenyataannya Gallas tetap tak kehilangan tempat di skuad utama The Gunners. Manajer Arsene Wenger masih kerap mempercayakan posisi palang pintu kepada pemain berusia 31 tahun ini.
Kepercayaan Wenger itu pun akhirnya dibayar tuntas oleh Gallas. Dalam pertandingan melawan Portsmouth, Senin (19/12/2008) dinihari WIB, pria berkebangsaan Prancis itu sukses melesakkan gol tunggal dalam pertandingan. Itu artinya Arsenal sukses mengamankan tiga poin sekaligus menjaga langkah mereka dalam persaingan menuju titel juara.
Wenger mengomentari gol Gallas itu sebagai sebuah jawaban atas kritik. Manajer asal Prancis itu pun tak ragu menyebut mantan pemain Chelsea itu sebagai pemain yang hebat.
"Dia menjawab semua orang dengan permainannya di lapangan dan itulah yang Anda lakukan apabila Anda adalah seorang pemain yang hebat," ujar Wenger di Setanta Sports.
"Dia pernah menjadi striker dan bisa mencetak gol melalui set-piece. Dia memliki timing yang tepat untuk melakukan serangan."
Berkat kemenangan atas Portsmouth itu, Arsenal kini menapaki kembali posisi Big Four. Jumlah 35 poin yang mereka kumpulkan sebenarnya sama dengan Aston Villa yang sebelumnya duduk di posisi empat. The Villans sendiri baru akan bertanding Selasa lusa menyambangi Hull City.
( roz / roz )
Labels:
Arsenal,
football,
liga inggris,
premier league,
soccer
Subscribe to:
Posts (Atom)