Showing posts with label liga inggris. Show all posts
Showing posts with label liga inggris. Show all posts

Saturday, January 17, 2009

Bravo The Gunners !!! RvP is MOM !!!


Arsenal Hantam Hull 3-1

Rossi Finza Noor - detiksport

Hull - Arsenal berhasil meraih tiga angka penuh dalam lawatan mereka ke kandang Hull City, KC Stadium. The Gunners pulang dengan membawa kemenangan 3-1.

Dalam pertandingan yang digelar hari Minggu (18/1/2009) dinihari WIB ini, Arsenal patut berterima kasih kepada Robin Van Persie. Ia memang tak mencetak gol, namun ketiga gol "Tim Gudang Peluru" dalam laga ini berawal dari assist-nya.

Hull sendiri bukannya tampil jelek. Mereka bahkan sempat membuat pendukung Arsenal deg-degan ketika berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Tetapi, mereka gagal mempertahankan hasil itu sampai akhir pertandingan. Inilah kekalahan kelima mereka dalam lima pertandingan terakhir.

Hasil ini tak membuat posisi kedua tim berubah. Arsenal tetap berada di posisi lima klasemen sementara dengan torehan nilai 42. Sementara Hull bertahan di posisi delapan dengan koleksi nilai 27.

Jalannya pertandingan

Arsenal memulai pertandingan dengan baik, mereka tampil relatif lebih dominan daripada tuan rumah. Ketika laga memasuki menit 13, Robin Van Persie nyaris mencetak gol. Sepakan kaki kirinya dari sebuah tendangan bebas mengarah tepat ke gawang, namun bukan ke arah jala, melainkan ke mistar atas gawang Hull yang dikawal Boaz Myhill.

Dua menit berselang, Hull membalas melalui sepakan Daniel Cousin. Namun, alih-alih mengarah ke gawang, bola tendangan Cousin itu sudah terlebih dulu dihalau dengan sundulan oleh Kolo Toure.

Tepat pada menit 28, Van Persie kembali memperoleh kesempatan untuk mendulang gol. Kali ini ia melepaskan tendangan kaki kanan ke arah pojok gawang Hull. Tetapi, Myhill dengan sigap masih bisa menepisnya.

Arsenal baru bisa memperoleh keunggulan dua menit setelah peluang di atas. Van Persie menjadi salah satu aktor dalam gol ini. Sepak pojoknya berhasil disundul oleh Emmanuel Adebayor. Myhill pun hanya bisa melihat gawangnya bobol oleh tandukan Adebayor itu. 1-0 Arsenal memimpin.

Pada menit 36, Adebayor sukses menembus pertahanan Hull dan mengirim umpan crossing kepada Emmanuel Eboue. Sial bagi Arsenal, Eboue gagal menjangkaunya dan bola pun meninggalkan lapangan, hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Arsenal terus meningkatkan serangannya pada babak kedua. Kembali Van Persie yang menjadi motornya. Pada menit 50, pemain asal Belanda itu melepaskan tembakan kaki kanan ke arah gawang, namun Myhill masih menjinakkan tendangannya itu.

Bukannya menambah keunggulan, gawang Arsenal akhirnya malah kebobolan pada menit 65. Berawal dari mpan lambung Bernard Mendy, bola sempat membentur kaki Gael Clichy dan meluncur deras ke arah gawang Manuel Almunia. Cousin yang tiba tepat di depan gawang, langsung menyambar bola tersebut dengan sundulan dan robeklah jala Almunia. Skor imbang 1-1.

Sepuluh menit berselang, Van Persie lago-lagi mendapat kesempatan untuk mencetak gol, kali ini melalui tendangan bebas. Namun, sama seperti sebelum-sebelumnya, ia kembali gagal. Sepakan datarnya melenceng di samping gawang Hull.

Fans Arsenal akhirnya kembali bersorak pada menit 82 setelah tendangan kaki kiri Samir Nasri di dalam kotak penalti berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol kedua The Gunners ini tercipta setelah Nasri menerima umpan terobosan dari van Persie.

Van Persie benar-benar menjadi bintang kemenangan Arsenal dalam pertandingan ini. Ia kembali berperan dalam gol ketiga yang diciptakan oleh Nicklas Bendtner di menit 85. Operan matangnya di dalam kotak penalti berhasil disambar dengan satu sontekan oleh Bendtner, dan tim tamu pun unggul 3-1.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan pemain

Hull City: Boaz Myhill, Samuel Ricketts, Michael Turner, Kevin Kilbane, Nathan Doyle, Ian Ashbee, Ryan France (Craig Fagan 84), Peter Halmosi (Manucho 54), Bernard Mendy, Daniel Cousin, Geovanni (Richard Garcia 87).

Arsenal: Manuel Almunia, Johan Djourou, Kolo Toure, Gael Clichy, Bacary Sagna, Abou Diaby, Denilson, Samir Nasri, Emmanuel Eboue (Nicklas Bendtner 69), Robin Van Persie, Emmanuel Adebayor (Alexandre Song 87).

( roz / roz )

Saturday, January 10, 2009

Bendtner Breaks Bolton's Resistance For Arsenal


Arsenal stretched their unbeaten Premier League run to seven games with an 84th miniute from Nicklas Bendtner after Bolton - who've now lost four on the trot in League and Cup - had provided stubborn resistance and looked on course to frustrate the Gunners.

Arsenal centre-back Kolo Toure was back from injury and named as captain in the absence of Cesc Fabregas, while Johan Djourou and Denilson were also back in the side. Bolton were missing suspended captain Kevin Nolan, and Chris Basham made his full debut, but with so many injuries, manager Gary Megson could name only four substitutes. However, the Arsenal bench boasted only Nicklas Bendtner as the only recognised first-team player.

Bolton set their stall out in very defensive fashion, but their plans were nearly undone earl;y on when Samir Nasri picked out Robin van Persie and the Dutchman showed superb control, flicking the ball up before volleying just over the bar as Arsenal took control.

A ball from Abou Diaby thumped straight into the face of Ricardo Gardner, who needed some treatment, before Johan Elmander limped off and had to be replaced by Mustapha Riga, leaving Bolton's bench even more threadbare.

Arsenal were dominating possession but failing to penetrate Bolton's dogged defence, abnd it wasshaping up to be another frustrating afternoon for the home fans at the Emirates. Wanderers' first attempt on goal didn't arrive until after the break, when Matty Taylor's header was comfortably saved by Manuel Almunia.

But Bolton's game-plan was working well, with Arsenal huffing and puffing but failing to find a way through the visitors' massed defence.

Carlos Vela came on for Diaby, before Nasri played a ball that put Emmanuel Adebayor clean through, but the Togo striker dwelt too long before shooting and saw his effort blocked by Andy O'Brien when heshould have done better.

The outstanding Van Persie hit the post with a low, close-range shot as Arsenal went close to breaking the deadlock, and as the pressure on Bolton mounted, Kolo Toure forced Jussi Jaaskelainen into an excellent save with an effort from outside the box.

Bendtner came on for Emmanuel Eboue and immediately sent a header straight at Jaaskelainen from close range, but it was the Dane who finally made the breakthrough, Van Persie crossing from the left and Bendtner showing real determination to slide in ahead of his defender at the far post to poke the ball into the net.

Bolton had parked the proverbial bus in front of the goal in a 4-5-1 formation and made life difficult for the Gunners, who without the likes of Cesc Fabregas, Tomas Rosicky and Theo Walcott were struggling for a creative spark. But the Trotters were guilty of a lack of concentration on the goal, though they appeared to be tiring and of course were themselves handicapped by suspensions and injuries.

Danny Shittu and O'Brien had worked stoically at the back supported by an industrious midfiel;d, and they might have equalised almost immediately - Kevin Davies having a golden opportunity but shooting straight at Almunia from eight yards.

Arsenal: Almunia, Sagna, Toure, Djourou, Clichy, Eboue, Diaby, Denilson, Nasri, Adebayor, Van Persie.
Subs: Fabianski, Vela, Ramsey, Wilshere, Bendtner, Bischoff, Gibbs.

Bolton: Jaaskelainen, Basham, Shittu, Andrew O'Brien, Samuel, Taylor, Muamba, McCann, Gardner, Elmander, Davies.
Subs: Bogdan, Riga, Fojut, Obadeyi.

Referee: Chris Foy (Merseyside)

Thursday, January 8, 2009

Arsenal Rocked By New Injury Woes, Gallas Out For Fortnight

Arsenal face a potentially tricky tie when Premier League business resumes this weekend when the Gunners host Bolton Wanderers in their Emirates home.

They will have to contest the encounter without former captain William Gallas though, who picked up a hamstring problem during his side's clash with lower league Plymouth in the third round of the FA Cup last weekend.

Gallas will join Mikael Silvestre in the treatment centre, who is suffering from a thigh problem.

It is not all bad news for Arsenal fans though, as Arsene Wenger reassured the Red and White army that it will be a case of 'two in, two out.'

Ivorian international Kolo Toure has recovered from the inflammation of his groin, and Denilson is fully fit following his back troubles.

"Kolo and Denilson will be back available," Wenger confirmed on the club's official website.

"However unfortunately we have lost William Gallas with a hamstring problem."

He continued: "We lost Silvestre too with a thigh problem last week as well. So we have lost two players from the game on Saturday but we have gained two back.

"I think Gallas and Silvestre will be out for three weeks."

Alan Dawson, Goal.com

Still you should buy new quality player to replace Capt. Fabregas as playmaker, Mr. Wenger

'Arsenal Kini Lebih Solid'

Rossi Finza Noor - detiksport

London - Arsenal kini tengah memburu playmaker asal Rusia, Andrei Arshavin. Namun, seandainya Arshavin gagal didapat, Arsene Wenger mungkin tak akan kecewa karena Arsenal disebutnya sudah jauh lebih solid.

Arshavin dibidik Wenger karena manajer asal Prancis ini membutuhkan unsur kreativitas di lini tengah. Apalagi gelandang Zenit St Petersburg tergolong cukup berpengalaman, hal yang tentunya cukup berguna mengingat skuad Arsenal banyak dihuni pemain muda.

Namun, hingga kini kepastian proses transfer Arshavin masih belum jelas. Pihak The Gunners dikabarkan agak kurang setuju dengan bandrol yang diberikan Zenit, yakni sebesar 20 juta poundsterling (sekitar Rp 336 miliar).

Meskipun demikian, kondisi tersebut tak terlalu dikhawatirkan Wenger. Ia sudah cukup percaya dengan kondisi skuadnya saat ini yang disebutnya jauh lebih solid dibandingkan pada awal musim, di mana ketika itu mereka tampil cukup labil.

"Sangat jelas kami sudah jauh lebih solid dalam beberapa pekan terakhir," ujarnya seperti dilansir Sportinglife. "Sebagai tim kini kami lebih baik dalam bertahan dan saya pikir krativitas akan kembali seiring terbangunnya kepercayaan diri."

"Dan ketika Anda bermain konsisten, kepercayaan diri juga akan datang dan dengan demikian sisi kreativitas permainan juga akan datang," tandasnya.

Arsenal akan mengawali laga perdana mereka di Premiership tahun ini dengan menjamu Bolton Wanderers, Sabtu (10/1/2009). Saat ini mereka masih berada di posisi lima klasemen sementara dengan koleksi nilai 35, atau berselisih tiga angka dengan Aston Villa yang menduduki urutan empat.

( roz / roz )

Sunday, January 4, 2009

Captain Van Persie Leads By Example As Arsenal Beat Plymouth

Three goals in six minutes early in the second half broke the deadlock with a vengeance at the Emirates, where Championship side Plymouth had kept their illustrious Premier League opponents at bay for the first 45 minutes.

Robin Van Persie scored Arsenal's first and third, and set up their second - an own goal by David Gray - while Karl Diguid briefly gave the Pilgrims hope.

Arsenal manager Arsene Wenger is the second most successful manager in FA Cup history - and he paid due respect to the famous old tournament today by selecting a strong side to take on Devon's mid-table Championship side Plymouth Argyle.

Lukasz Fabianski was named as Wenger's goalkeeper for the FA Cup campaign this season, and Aaron Ramsey, a finalist last May for Cardiff, was given a start as Dutchman Robin van Persie was handed the captain's armband. Argyle manager Paul Sturrock gave a debut to David Gray, newly signed on loan from Manchester United, in defence.

The first serious effort on goal saw Van Persie take a shot which Pilgrims' keeper Romain Larrieu saved.

At the other end, with the Arsenal defence looking strangely hesitant, Jamie Mackie had an effort on goal from 12 yards blocked by Mikael Silvestre, before a Plymouth corner by Luke Summerfield was cleared by Nicklas Bendtner.

An Emmanuel Eboue shot was saved by Larrieu and a close-range header by Van Persie was wide of the target, before Samir Nasri's shot was blocked by Gray.

Barker blocked a William Gallas effort and Ramsey forced a save from Larrieu, but Arsenal had a problem when Silvestre suffered an injury on half-an-hour and had to be replaced by Kieran Gibbs.

But Plymouth were holding their own, Mackie's shot being blocked by Gallas and Fabianski making a save from a Paul Gallagher shot.

The enterprising Ramsey tried his luck from outside the penalty area with a shot that fizzed wide, and Eboue quickly followed suit in identical fashion.

A headed effort from inside the area by Bendtner went wide of the goal, and when Van Persie was fouled by Marcel Seip, Nasri produced a shot on goal direct from the free-kick, but Plymouth were decent value for their clean-sheet at the break.

However, Arsenal began the second period more purposefully and from a corner taken by Nasri on the left, Van Persie headed the Gunners in front on 47 minutes from inside the six-yard box.

Three minutes later, Arsenal were two-up. This time captain Van Persie was the provider, delivering the ball into the danger zone where Bendtner was just beaten to the ball by debutant Gray, who could only put the ball into the bottom right-hand corner of his own net.

However, Karl Duguid pulled one back for Plymouth almost immediately. The Pilgrims were awarded a free-kick for a foul by Diaby on Rory Fallon, Summerfield took the kick and there was skipper Duguid firing home from close-range with the aid of Gray's assist.

Eboue was replaced by Carlos Vela, and Gallagher by Steven MacLean, before Van Persie forced another save from Larrieu. Fallon shot over the bar at one end and Ramsey at the other, before Van Persie got Arsenal's third. His initial shot was saved by Larrieu, but he reacted quickly to despatch the loose ball.

Jack Wilshere replaced Bendtner late on, but the game finished with Nasri (twice) and Ramsey having shots saved by Larrieu - a pattern reflected in the match statistics, which showed that Arsenal enjoyed 69 percent of the possession, though Plymouth can hold their heads high after a spirited performance.

Arsenal: Fabianski; Sagna, Gallas, Djourou, Silvestre, Eboue, Diaby, Nasri, Ramsey, Van Persie, Bendtner.
Substitutes: Almunia, Vela, Wilshere, Adebayor, Bischoff, Gibbs, Randall.

Plymouth: Larrieu; Cathcart, Seip, Gray, Barker, Clark, Summerfield, Duguid, Mackie, Gallagher, Fallon.
Substitutes: Saxton, Timar, Folly, MacLean, Doumbe, Noone, Mpenza.

Arsene Wenger Glad To See The Back Of 2008

Arsenal manager Arsene Wenger has admitted he is relieved that 2008 has ended and is looking forward to a much more profitable 2009.

The Gunners ended the year without a trophy, having missed out on the Premier League despite leading for large parts of the season and having been knocked out of the Champions League by Liverpool.

According to The Sun, Wenger confessed that he had found last year extremely disappointing.

“2008 was not a great year and the way the last season ended was very, very frustrating,” he said before adding, “We did not get the trophies we deserved because everything that could go wrong did go wrong.”

The Gunners have also struggled for consistency so far this season in the Premier League, but the Arsenal boss refused to admit he had made any mistakes. He said: “Unless you are completely crazy you can not say you would not have done anything differently.”

The Frenchman also appears confident that the club’s potential will blossom in the coming years. He explained: “The work we have done at this club over the last two or three years will only be appreciated by some people in 10 years’ time.”

Wenger also pointed to the club’s financial position as one of it’s greatest assets. The Arsenal boss said: “The way we have managed this club will put us in a very strong position because we don’t live on the edge financially.

“We do not rely on one person to finance us and we won’t depend on the banks.”

The Frenchman also insisted that despite his side’s lack of trophies, they were still in excellent shape. He concluded: “We have a new stadium, we are in good financial shape and we are still playing at the top of the table every year.”

Gill Clark, Goal.com

Toure Not Going Anywhere, Insists Wenger

The winter window had begun in dramatic fashion at the Emirates as reports surfaced that Arsenal's Ivorian international Kolo Toure has handed in a transfer request.

The defender is alleged to be feeling perturbed at falling down the pecking order, as he was an unused substitute during the drab 1-0 victory over Portsmouth last Sunday, while Swiss centre half Johan Djourou has been seen as the preferable partner for former captain William Gallas.

Wenger used his latest press conference to state categorically that Toure is not going anywhere.

"The situation is that he is a player who has a two-and–a-half year contract and will remain with us," insisted the Frenchman.

"I am happy with players who are committed and Kolo is a big example of that. There was a minor incident that you could multiply by 20. It happens every day in every club and it is sorted out now. Kolo is happy here."

When asked whether Toure had requested to leave, Wenger said "Yes, but we spoke about it with him and I think he has changed his mind.

"It's not a question of Kolo Toure or William Gallas," the manager continued.. "It is that the two together are a bit short in the air. We needed to add some size centrally.

"I think they get on, personally. They get on much better than people think and if you lived with us every day you would see that. Anyway, nobody can prove fantastic friendships help you to win football games.

"Kolo did have a little problem when he came back from the African Nations Cup [earlier this year]. He wasn't exactly the same sharpness any more. Now, he has come back to his best level and he works very hard in training.

"He is a fantastic guy, Kolo Toure."

Derek Wanner, Goal.com

Monday, December 29, 2008

Arshavin goes to Arsenal ? Sooner will be better Mr. Wenger ...

Senin, 29/12/2008 17:35 WIB

Sarat Pengalaman, Arshavin ke Arsenal?

Kardhika Cipta Binangkit - detiksport


London - Dengan stok gelandang yang menipis plus hanya memiliki skuad yang mayoritas diisi pemain muda, Arsene Wenger membidik seorang pemain berpengalaman di bursa transfer nanti. Andrei Arshavin-kah orangnya?

Wenger saat ini telah kehilangan tiga rang andalannya di lini tengah. Pertama adalah Tomas Rosicky, yang sudah absen sejak akhir musim lalu. Lalu, Theo Walcott yang menderita cedera ketika berlatih bersama tim nasional Inggris. Terkahir, ia harus kehilangan Cesc Fabregas beberapa pekan silam.

Rosicky diperkirakan harus absen sampai Maret tahun depan. Sementara Walcott baru bisa merumput kira-kira di bulan Februari nanti. Sedangkan Fabregas harus absen selama empat bulan karena mengalami cedera pada kaki kanannya saat berbenturan dengan Xabi Alonso.

Fakta di atas membuat Wenger berupaya mencari tambahan gelandang pada Januari nanti. Namun pria Prancis ini punya syarat tersendiri, yakni yang sudah sarat pengalaman.

"Bursa transfer akan segera dibuka, dan meskipun kami belum pasti mendapatkan siapapun saat ini, saya pikir kami butuh seorang yang berpengalaman," tukas Wenger seperti dilansir Sky Sports.

"Kami sudah memiliki banyak pemain muda, jadi jika kami membeli sesorang maka kami akan membeli pemain yang bisa langsung nyetel. Mungkin juga kami akan mendatangkannya dengan status pinjaman."

"Cesc masih lama untuk bermain lagi, begitu juga dengan Tomas Rosicky dan Theo Walcott. Dan mereka adalah tiga pemain yang kreatif yang kami andalkan saat awal musim. Jadi apa yang kami butuhkan adalah seorang yang bisa menyiratkan sedikit harapan," sambung The Professor.

Pernyataan Wenger di atas kemudian menyembulkan nama Arshavin yang dulu memang sempat dihubung-hubungkan dengan The Gunners. Apalagi pemain berusia 27 tahun ini memiliki pengalaman yang cukup mumpuni. Musim lalu, ia berhasil mengantar Zenit St Petersburg menjadi kampiun Piala UEFA dan Piala Super Eropa. Sementara di Euro 2008, pengoleksi 15 gol dari 41 caps-nya untuk Rusia ini bermain ciamik bersama negaranya.

Arshavin juga bisa diposisikan sebagai playmaker dan juga gelandang kanan untuk mengisi posisi yang lowong di Arsenal. Maka ia sangat mungkin masuk dalam rencana Wenger.

"Saya tidak ingin mengumumkan nama," kilah Wenger sambil tersenyum. "Karena ketika Anda menyebut nama, maka kesempatan untuk mendapatkannya berkurang 50 persen. Namun saya butuh seorang gelandang yang kreatif dan juga seorang pemain tengah lainnya, karena kami tengah kekurangan stok," pungkasnya.

( roz / roz )

Gallas redempt his stupidity by an important goal

Senin, 29/12/2008 10:41 WIB

Gallas Kini Jadi 'Si Hebat'

Rossi Finza Noor - detiksport


London - William Gallas sempat dikritik banyak pihak akibat perilakunya yang kurang profesional. Namun, setelah mencetak gol tunggal ke gawang Portsmouth, ia justru dipuji sebagai pemain yang hebat.

Bulan November lalu, Gallas mengatakan kepada sebuah surat kabar Prancis bahwa suasana di ruang ganti Arsenal kurang harmonis. Ia menyebut, ada pemain The Gunners yang tak disukai oleh beberapa pemain lainnya.

Pihak klub jelas tak suka dengan sikapnya itu. Sempat ada kabar bahwa Gallas sudah dipersilahkan pergi dari Emirates Stadium. Ujung-ujungnya ban kapten pun dicopot dari lengannya--dan kini akhirnya melekat di lengan Cesc Fabregas.

Meskipun demikian, pada kenyataannya Gallas tetap tak kehilangan tempat di skuad utama The Gunners. Manajer Arsene Wenger masih kerap mempercayakan posisi palang pintu kepada pemain berusia 31 tahun ini.

Kepercayaan Wenger itu pun akhirnya dibayar tuntas oleh Gallas. Dalam pertandingan melawan Portsmouth, Senin (19/12/2008) dinihari WIB, pria berkebangsaan Prancis itu sukses melesakkan gol tunggal dalam pertandingan. Itu artinya Arsenal sukses mengamankan tiga poin sekaligus menjaga langkah mereka dalam persaingan menuju titel juara.

Wenger mengomentari gol Gallas itu sebagai sebuah jawaban atas kritik. Manajer asal Prancis itu pun tak ragu menyebut mantan pemain Chelsea itu sebagai pemain yang hebat.

"Dia menjawab semua orang dengan permainannya di lapangan dan itulah yang Anda lakukan apabila Anda adalah seorang pemain yang hebat," ujar Wenger di Setanta Sports.

"Dia pernah menjadi striker dan bisa mencetak gol melalui set-piece. Dia memliki timing yang tepat untuk melakukan serangan."

Berkat kemenangan atas Portsmouth itu, Arsenal kini menapaki kembali posisi Big Four. Jumlah 35 poin yang mereka kumpulkan sebenarnya sama dengan Aston Villa yang sebelumnya duduk di posisi empat. The Villans sendiri baru akan bertanding Selasa lusa menyambangi Hull City.

( roz / roz )

Sunday, November 30, 2008

Good sign for Arsenal !!! Bravo RVP & Gallas !!!

Senin, 01/12/2008 09:08 WIB

Van Persie - Gallas 'Berdamai'

Andi Abdullah Sururi - detiksport

London - Kemenangan boleh jadi media yang ampuh untuk mendamaikan dua orang yang bermusuhan. Menyusul kemenangan Arsenal di Stamford Bridge, Robin van Persie dan William Gallas pun "baikan".

Tidak ada cerita eksplisit bahwa kedua bintang The Gunners itu sedang dalam hubungan tak harmonis. Tapi dari kasus Gallas belum lama ini, bek kiri Gael Clichy pernah mengatakan bahwa ada suasana yang tidak enak di dressing room timnya.

Seperti diketahui, Gallas dicopot ban kaptennya setelah ia melontarkan kritik terbuka kepada pers tentang rekan-rekannya. Ia menganggap banyak pemain top Arsenal tidak muncul kehebatannya karena kurang berani.

Nah, Van Persie disebut-sebut termasuk salah satu yang paling "diserang" Gallas, sebagaimana penyerang internasional Belanda itu masih tampil angin-anginan di musim ini.

Namun, Van Persie membayar kritikan Gallas tersebut dengan menjadi bintang kemenangan timnya saat menghadapi Chelsea, Minggu (30/11/2008). Ia memborong kedua gol Arsenal dalam laga yang berkesudahan 2-1 itu.

Di akhir pertandingan Van Persie tampak berpelukan dengan Gallas. Media-media Inggris pun menyergap momen itu sebagai sebuah aksi "damai" di antara kedua,yang oleh Van Persie dibantah.

"Kami tak pernah ada masalah. Dia teman yang selalu saya hormati dan dia pun pemain yang bagus," tutur pemain kidal berusia 25 tahun itu, seperti dikutip Daily Mail.

Sementara tentang penampilan heroiknya, Van Persie menolak dijadikan bintang tunggal keberhasilan Arsenal menjegal The Blues.

"Hari ini bukan milik saya, tapi milik seluruh tim. Saya memang mencetak dua gol, tapi tidak bukan hal besar. Semua anggota skuad-lah yang melakukan ini," tukasnya.

( a2s / a2s )

Mulai sekarang Arsenal Haters, shut up your mouth !!!

Senin, 01/12/2008 02:36 WIB

Arsenal Telah Lolos Tes Karakter

Kris Fathoni W - detiksport


London - Jika kalah dari Chelsea di pekan ke-15, Arsenal disebut-sebut sudah harus melupakan asa berebut tahta juara. 'The Gunners' menjawabnya dengan kemenangan seraya unjuk kegigihan.

Di Stamford Bridge, Minggu (30/11/2008), Arsenal tertinggal 0-1 pada menit 30 kala dijamu Chelsea di Stamford Bridge. Kekalahan pun membayang.

Namun demikian, gol dari Robin van Persie di menit 59 membuat Arsenal kembali "hidup". Keunggulan bahkan direguk lewat gol van Persie tiga menit berselang. Arsenal berbalik menang setelah mempertahankan keunggulan.

"Itu adalah kemenangan besar. Dalam 20 menit terakhir kami memperlihatkan karakter dan disiplin kuat, jadi seluruh tim pantas dapat pujian," seru van Persie kepada Sky Sports.

Chelsea sendiri sempat memegang rekor kandang tak terkalahkan di Stamford Bridge selama empat tahun delapan bulan, sebelum dikandaskan Liverpool medio Oktober lalu.

Di musim ini, baru Liverpool dan Arsenal yang bisa mengalahkan Chelsea, keduanya dilakukan di kandang 'Si Biru'.

"Saat Anda menghadapi Chelsea di kandang mereka sendiri dan tertinggal sendiri, Anda tahu akan sangat sulit. Bisa memenangi pertandingan dan dengan cara yang kami lakukan sangat bagus buat tim," sambung penyerang asal Belanda itu.

Manajer Arsene Wenger tak kalah bersemangatnya. "Itu adalah kemenangan luar biasa buat tim."

"Kami telah melalui periode buruk di Premiership, tertinggal 0-1 duluan hari ini dan tetap menang. Jadi tak ada uji karakter yang lebih baik (daripada kemenangan ini)," ceplos Wenger.

( krs / arp )

Maju terus pantang mundur The Young Gunners !!!

Senin, 01/12/2008 01:14 WIB

The Gunners Jaga Peluang Juara

Arya Perdhana - detiksport

London - Arsenal berhasil mengalahkan salah satu rival terberatnya di Liga Inggris, Chelsea, dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjaga peluang The Gunners berburu gelar jawara.

Di Stamford Bridge, Senin (1/12/2008) dinihari WIB, Arsenal sebetulnya mengawali pertandingan dengan baik. Menit ke-13, sebuah tendangan Robin van Persie dari arah kiri berhasil ditepis Petr Cech. William Gallas yang datang menyerbu luput menyodok bola yang ada di depannya.

Chelsea balas menyengat di menit 23. Sebuah umpan silang dari Jose Bosingwa disambar dengan tandukan kepala Frank Lampard, tetapi arahnya tepat ke posisi kiper Manuel Almunia yang dengan sigap menjinakkan bola.

Tuan rumah akhirnya unggul terlebih dahulu di marka setengah jam. Sebuah umpan silang mendatar Bosingwa dari sayap kanan dipotong oleh Johan Djourou dan malah masuk ke gawangnya sendiri. 1-0 bagi Chelsea.

Menit 34, Van Persie nyaris membalas. Masih dari sisi kiri kotak penalti Chelsea, penyerang Belanda itu melepaskan tembakan kaki kiri yang harus ditepis oleh Cech dengan cara menjatuhkan diri.

Lampard yang banyak mengarsiteki serangan Chelsea, mengirim umpan kepada Salomon Kalou di menit 39. Tetapi, Almunia cepat keluar sarangnya menangkap bola. Sepatu Kalou sempat mampir ke muka Almunia dan membuatnya harus mendapat sedikit perawatan.

Di babak kedua, pertarungan masih berlangsung seimbang. Lampard melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti tetapi arahnya masih menyamping di sisi kanan gawang Arsenal.

Arsenal akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit 59 lewat gol Van Persie yang cukup kontroversial. Sebuah umpan terobosan Denilson diteruskan dengan tembakan keras kaki kanan Van Persie dan itu membuat skor jadi 1-1.

Gol ini mendapat proses para pemain Chelsea. Pasalnya, saat menerima umpan Denilson, posisi Van Persie sudah jelas off-side. Van Persie berdiri sekitar setengah meter di belakang para bek The Blues.

Masih terhenyak karena keunggulannya lenyap, pemain Chelsea tersentak oleh gol kedua Van Persie hanya dua menit setelah gol yang pertama. Namun bedanya, gol Van Persie kali ini tercipta dengan bersih.

Meneruskan satu tendangan bebas, Emanuel Adebayor mengumpan dengan kepalanya kepada Van Persie yang dengan cepat mengeksekusi bola memakai kaki kirinya. Cech tak berdaya melihat bola meluncur menembus gawangnya di tiang jauh. 2-1 bagi Arsenal.

Di sisa waktu yang ada, Arsenal semakin solid. Sedangkan Chelsea terlihat kian putus asa mengejar ketertinggalannya. Tak ada peluang berarti yang diciptakan kedua kesebelasan dan wasit pun akhirnya meniup peluit panjang.

Kemenangan ini adalah kemenangan kedua berturut-turut Arsenal dari tim besar. Awal November lalu, 'Si Gudang Peluru' juga menang dengan skor 2-1 dari Manchester United.

Dengan nilai 26, Arsenal merangkak ke peringkat empat klasemen dengan melewati Aston Villa. The Gunners untuk sementara hanya defisit tujuh poin di belakang Chelsea yang memimpin klasemen.

( arp / krs )

Bravo The Young Gunners !!! Bravo RVP !!!

Senin, 01/12/2008 01:00 WIB

Van Persie Antar Arsenal Tekuk Chelsea

Arya Perdhana - detiksport

London - Sempat tertinggal terlebih dahulu, Arsenal akhirnya berhasil mengalahkan Chelsea 2-1. Adalah Robin van Persie yang menjadi pahlawan The Gunners berkat dua gol ciptaannya.

Di Stamford Bridge, Senin (1/12/2008) dinihari WIB, Chelsea unggul terlebih dahulu ketika Johan Djourou mencetak gol bunuh diri di menit 30. Dua gol Van Persie, di menit 59 dan 61, membuat Arsenal akhirnya berhak menang.

Kemenangan ini mengantar Arsenal merangsek kembali ke empat besar. Dengan poin 26, tim besutan Arsene Wenger ini melompati Aston Villa yang kemarin hanya bermain imbang.

Sementara Chelsea masih bercokol sebagai pemuncak sementara Premiership dengan nilai 33. Tetapi The Blues potensial disalip Liverpool yang akan bermain melawan West Ham United, Selasa (2/12) dinihari WIB.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Bosingwa, Ivanovic, Terry, A. Cole; Deco (Stoch 81), Lampard, Mikel (Malouda 69), Ballack, Kalou; Anelka

Arsenal: Almunia; Sagna, Gallas, Djourou, Clichy; Denilson, Song, Fabregas, Nasri; Van Persie, Adebayor (Bendtner 83)


( arp / krs )

Monday, November 10, 2008

Arsene Wenger's view about Arsenal wins 2-1 against MU

Wenger: We showed our quality and our spirit

Dear Supporter,

I feel it was a very important result on Saturday because I can imagine what would have happened if we had lost.

Mathematically it was very important for us to stay close to the top and to show what kind of determination, spirit and mental attitude we have. We went out there thinking that we will win no matter what happens. No matter what happens on the pitch we will keep going and that is what we did.

I didn't doubt the spirit of my players. I acknowledged that we made some mistakes, especially against Tottenham, but I never questioned the spirit, quality or ability to play for the championship.

There is only one thing in our job and that is to go on the football pitch and show how much you want it, show quality on the pitch - and spirit - and that is what we did. I believe above all today it was a fantastic football game because both teams played with the right spirit.

We won against, for me, a great Man United side and the difference was maybe we took our chances early on and they didn't. After we scored the second goal we did hang on but tried to score the third goal on the counter-attack. We couldn't do that and that is why the game remained very tight until the end.

Samir Nasri scored our goals and he can finish with his right foot or left foot. He has a lot of pace and power and I encourage him to go into the final third. He was more of a playmaker in France who gave the ball and took it back but I believe that with his pace he can penetrate in the final third and he will score plenty of goals for us.

Nicklas Bendtner had an outstanding game. It shows how this job can change because on Wednesday he was not especially on his best form and three days later he produced a quality performance. We showed that we have the quality in our squad, even though it is questioned so many times. We showed that no matter who plays we have the spirit.

When the fourth official showed six minutes of stoppage time I was a bit surprised. I asked him if he was sure because I have never played six minutes at the end of a game.

I personally would have preferred it if my players had taken the ball to the corner flag. I prefer that to passing the ball around in our own half with three minutes to go. We would prefer to have a positive attitude in the other half of the pitch. I want them first to be in the other half of the pitch and then as close to the corner flag as possible.

We have been criticised recently but I believe that, apart from Stoke, we went to Bolton and Blackburn and we won in a convincing way. We had one accident at Stoke and after it provoked hysteria. After the 0-0 against Fenerbahce we still have eight points in the Champions League and no one else has more apart from Juventus who have 10.

It is difficult sometimes to understand why everybody became so critical so suddenly. But hopefully we answered a few critics on Saturday.

Thanks for your support.
Arsene Wenger's signature

Arsène Wenger

Bravo The Young Gunners ! Bravo Samir Nasri !

Sabtu, 08/11/2008 21:54 WIB

Nasri Pahlawan Arsenal

Arya Perdhana - detiksport

London - Tampil dengan skuad compang-camping, Arsenal justru berhasil mengatasi musuh bebuyutannya, Manchester United, dengan skor 2-1. Pahlawan kemenangan Arsenal adalah Samir Nasri.

Dua gol diborong gelandang menyerang asal Prancis tersebut dalam mega duel pekan ke-12 Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Sabtu (8/11/2008) malam.

Jalannya pertandingan
Dengan banyaknya pemain yang tidak fit dan kena skorsing, Arsenal memainkan formasi 4-5-1 dan memperkuat lini tengah. Manajer Arsene Wenger menurunkan dua pemain yang sebelumnya diragukan bisa turun, yakni Mickael Silvestre dan Theo Walcott.

Arsenal tampil tegang di awal pertandingan. Laga baru berusia dua menit, kiper Manuel Almunia membuat kesalahan dengan menangkap backpass dari Silvestre. Tendangan bebas di dalam kotak penalti The Gunners untuk MU.

Eksekusi dilakukan oleh Anderson. Sepakan Anderson memang diblok, tapi bola mental jatuh ke kaki Michael Carrick yang segera menyambutnya dengan tendangan kaki kanan yang masih melebar di kiri gawang tuan rumah.

Menit ketujuh, sebuah gol MU yang dicetak Dimitar Berbatov dianulir wasit. Dari Cristiano Ronaldo di kanan, bola diumpankan kepada Rooney yang menendang ke gawang namun masih bisa ditepis Almunia. Bola terlepas dari tangan Almunia dan diceploskan ke gawang kosong oleh Berba. Gol dianulir karena penyerang Bulgaria itu sudah off-side.

Dua menit kemudian, MU mendapat tendangan bebas sekitar 20 meter dari gawang. Bola tendangan Ronaldo tidak menemui sasaran karena menyamping di kanan gawang.

Arsenal mencoba mencuri peluang dari serangan balik. Pergerakan Samir Nasri di sisi kiri diakhiri dengan umpan silang yang gagagl disundul oleh Nicklas Bendtner. Walcott yang mencoba menyambar juga tak berhasil menyentuh bola.

Peluang terbaik MU datang di menit ke-17. Sebuah kombinasi manis dari Anderson kepada Berba lalu diteruskan ke Ronaldo. Sodoran Ronaldo kepada Wayne Rooney yang bebas disambut dengan tendangan kaki kanan yang masih jauh melambung! Padahal posisi Rooney sangat bebas!

Arsenal akhirnya memetik gol pertamanya di menit ke-22. Dari sebuah tendangan bebas di rusuk kiri MU, Cesc Fabregas melayangkan bola yang coba dibuang Berbatov. Namun bola jatuh ke kaki Nasri. Dengan satu kontrol, pemain Prancis itu lantas menembak memakai kaki kiri. Gol!

Bola tak berhasil ditangkap kiper Edwin van der Sar karena sedikit berbelok arah akibat mengenai kaki Gary Neville. Arsenal 1, MU 0.

Gael Clichy hampir saja membuat gol bunuh diri yang dapat menjadikan skor 1-1 di menit 27. Tendangan bebas Ronaldo dari sayap kanan Arsenal disambut sundulan Clichy yang hampir saja merobek jala Almunia! Selamatlah gawang Arsenal.

Arsenal perlah mengimbangi permainan dan mulai menciptakan beberapa peluang. Lewat serangan balik di bilangan menit 28, Fabregas melepas tendangan dari kiri kotak penalti MU ke tiang jauh Van Der Sar tapi melebar.

Di menit terakhir babak pertama, aksi penetrasi Anderson di dalam kotak penalti Arsenal diakhiri dengan tendangan jarak dekat yang jatuh tepat di pelukan Almunia.

Babak pertama pun usai masih tetap dengan keunggulan 1-0 Arsenal.

Babak kedua baru berusia tiga menit ketika Nasri menggandakan keunggulan Arsenal. Umpan sodoran Fabregas diakhiri tendangan keras Nasri yang menjebol gawang Van Der Sar untuk kali kedua. Arsenal memimpin 2-0.

MU hampir saja langsung menjawab gol itu semenit berikutnya. Sebuah umpan silang dari sayap kiri disambut oleh Ronaldo dari jarak kurang dari lima meter namun tendangannya hanya menyerempet tiang kanan Almunia.

Tepat satu jam marka waktu pertarungan ini terlewati, Ronaldo kembali beroleh peluang. Bekerjasama 1-2 dengan Park, pemain Portugal ini lolos ke dalam kotak penalti Arsenal. Namun tendangannya diamankan oleh Almunia dengan mudah.

MU terus menyerang. Menit ke-61, sebuah umpan silang dilepaskan Berbatov dari sisi kiri. Rooney yang cukup bebas menanduk bola namun Almunia dengan cekatan memeluk si kulit bundar dan mengamankan jalanya.

Sembilan menit sebelum laga usai, sebuah kesempatan emas dari Bendtner terbuang. Menusuk dari sayap kiri, sepakan penyerang jangkung Denmark itu terlalu lemah dan diamankan oleh Van Der Sar.

Di menit-menit akhir, MU sempat membuat nafas puluhan ribu orang di stadion berkapasitas lebih dari 60 ribu orang itu tertahan dengan mencetak gol lewat kaki pemain pengganti Rafael Da Silva.

Gol Da Silva ini terhitung cantik. Sebuah crossing dari sayap kiri gagal disundul Ronaldo. Bola kemudian mengarah ke Da Silva yang lalu mengontrolnya dengan dada. Sebelum mengenai tanah, bola disambar dengan sepakan kaki kiri kencang yang menembus jala kiper pengganti Lukasz Fabianski.

Wasit Howard Webb memberi tambahan waktu enam menit menyusul sempat dirawatnya Almunia akibat bertabrakan dengan Carrick. Namun gol penyama kedudukan dari MU tak jua datang. Skor akhir tetap 2-1 bagi kemenangan 'Si Gudang Peluru'.

Susunan pemain
Arsenal: Almunia (Fabianski 78); Sagna, Gallas, Silvestre, Clichy; Walcott (Song 77), Fabregas, Denilson, Diaby (Toure 85), Nasri; Bendtner

MU: Van der Sar; Neville (Da Silva 63), Ferdinand, Vidic, Evra; Ronaldo, Carrick, Anderson (Giggs 71), Park; Berbatov, Rooney (Tevez 77)

( arp / arp )

Monday, November 3, 2008

Arsene Wenger's e-mail about lost from Stoke City

Wenger: We looked physically jaded at Stoke

Dear Supporter,

Saturday was a game where we had a lot of possession, but Stoke defended very well and were well organised. We were not sharp enough to create chances and conceded two goals on two throw-ins. They fought for every ball and they waited for their set-pieces.

Rory Delap was an influence even though we had a plan to deal with his throw-ins and we had worked on it. They fly into the box and it is difficult with 20 people in there. That sort of thing is not our greatest strength. We were punished and I believe we were unlucky as well.

People who love the traditional English game would have been happy because they got what they liked on Saturday. It was a traditional game with a lot of fight and commitment. And at the end of the day Stoke deserved to win the game.

I believe we tried very hard and I think Stoke are sharp at the moment while we look jaded physically. At the moment we play a lot games and we suffer a little a bit because of that. It isn't a confidence issue but we gave a lot on Wednesday against Spurs. We play again in midweek and that is why, in the repetition of games, if you don't score first you can suffer.

The result was not the only bad news from Saturday. Robin van Persie was sent off and I think that his red card was very, very harsh. He shouldn't have challenged the goalkeeper like that but I don't think it was a red card.

We have injuries too, very bad ones to Adebayor and Walcott. One or two have knocks as well, like Sagna. Saturday was the kind of game where if you are a little bit short on sharpness, you are less agile and get out of tackles less quickly.

Thanks for your support.

Arsène Wenger

Sunday, November 2, 2008

Arsenal kalah ama tim gurem, mengecewakan !!!

Minggu, 02/11/2008 00:10 WIB

Arsenal Ditundukkan Stoke 1-2

Rossi Finza Noor
- detiksport


BBC

Stoke
- Arsenal kembali gagal meraih poin penuh. The Gunners kali ini harus menelan pil pahit setelah ditundukkan oleh tuan rumah Stoke City dengan skor 1-2.

Hasil dari laga yang berlangsung di Britannia Stadium, Sabtu (1/11/2008), ini membuat Arsenal gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir mereka di Premier League. Sebelumnya, pasukan Arsene Wenger bermain seri 4-4 dengan Tottenham Hotspur midweek lalu.

Laga ini juga ditandai dengan dikartu merahnya Robin Van Persie setelah dianggap mendorong kiper Thomas Sorensen oleh wasit Rob Styles.

Hasil ini membuat posisi Arsenal turun ke peringkat empat dengan raihan poin 20. Sementara peringkat Stoke naik ke urutan 12 dengan torehan nilai 13.

Jalannya Pertandingan

Stoke unggul lebih dulu melalui gol Ricardo Fuller di menit 11. Gol tersebut tercipta setelah long throw Delap mengenai kepala Fuller yang berada di depan gawang The Gunners. William Gallas sempat melancarkan protes kepada wasit karena merasa Kolo Toure terlebih dulu ditarik oleh Fuller.

Dalam posisi tertinggal Arsenal tak kehilangan semangat, mereka malah menguasai jalannya pertadingan dan sempat beberapa kali menciptakan peluang.

Denilson, pada menit 40, sempat mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari jarak 40 yard. Tetapi, bola kemudian berhasil diamankan oleh Thomas Sorensen. hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan Stoke tetap tak berubah.

Menit 60 giliran Toure yang memperoleh peluang. Sial baginya, sundulannya menyambut sepak pojok Cesc Fabregas masih melambung di atas mistar gawang.

Gawang Arsenal kembali kebobolan oleh Stoke City. Kali ini giliran Sheyi Olofinjana yang membobol gawang Manuel Almunia pada menit 73 sekaligus membuat The Gunners tertinggal 0-2.

Gol tersebut tercipta setelah lemparan ke dalam yang kembali dilakukan oleh Delap diterima oleh Olfinjana. Ia kemudian dengan tenang menyundul bola ke dalam gawang Arsenal.

Derita Arsenal bertambah setelah Robin Van Persie dikartu merah wasit akibat mendorong Sorensen dengan bahu pada menit 76. "Pasukan Gudang Peluru" pun bermain dengan 10 orang sejak saat itu.

Arsenal akhirnya memperkecil ketertinggalan pda menit 90 setelah sepakan Gael Clichy dari jarak 25 yard gagal diantisipasi oleh kiper Thomas Sorensen.

Tak lama kemudian wasit pun meniupkan peluit panjang dan pertandingan berakhi untuk kemenangan Stoke 2-1.

Susunan Pemain

Stoke City: Sorensen, Abdoulaye Faye, Shawcross, Higginbotham, Griffin, Delap, Olofnjana, Diao (Whelan 78), Fuller (Creswell 86), Amdy Faye, Sidibe (Kitson 90).

Arsenal: Almunia, Silvestre, Toure, Clichy, Sagna (Walcott 58), Song, Fabregas, Diaby, Denilson (Van Persie 65), Bendtner, Adebayor (Vela 73).

( roz / din )

Minggu yang kelabu, tim favorit kalah semua !!!

Minggu ini benar-benar minggu yang kelabu. Tidak ada satupun tim favorit aku yang menuai kemenangan. Semuanya kalah !!!

Stoke 2-1 Arsenal

Valencia 2-4 Racing Santander

Juventus 2-0 AS Roma

Arsenal : Serangan-serangan forwards dan midfielders tidak ada yang menghasilkan gol, koordinasi defenders yang rapuh menghadapi serangan dari set piece. Adebayor dan Walcott cedera parah, Robin Van Persie kena kartu merah. Menyedihkan dan mengecewakan !!!

Valencia : Serangan-serangan para delanteros dan centrocampistas bagus tapi pertahanannya parah. Para defensas tidak menjalankan fungsinya dengan benar dan Albelda membuat kesalahan fatal di pertandingan ini dengan gol bunuh dirinya. Antisipasi Renan sebagai portero di bawah standar. Mengecewakan !!!

AS Roma : Serangan-serangan attacanti dan centrocampisti tidak ada yang menghasilkan gol, koordinasi difensori yang rapuh mengantisipasi serangan lawan. Doni sebagai portiere kurang antisipasi menghalau tendangan bebas Del Piero. Mengecewakan !!!

Satu kata yang dapat melukiskan suasana hati aku minggu ini, KECEWA !!!

Thursday, October 30, 2008

Kesalahan besar Mr. Wenger, kenapa ditarik keluar pemain intinya ?

Kamis, 30/10/2008 10:00 WIB

Wenger: Ambil Positifnya Saja

Kris Fathoni W - detiksport

Emirates Banjir Gol
London - Bermain di kandang sendiri, Arsenal ditahan 4-4 oleh Tottenham Hotspur yang bikin dua gol telat. Tak kuasa memetik tiga angka niscaya bikin Arsene Wenger sedikit banyak kecewa, tapi dia hanya ingin mengambil positifnya saja.

Di Stadion Emirates, Kamis (30/10/2008) dinihari WIB, kemenangan sudah di depan mata Arsenal ketika masih memimpin 4-2 saat pertandingan memasuki menit ke-89. Tapi tiga angka buyar setelah Spurs mampu mengejar.

"Saya percaya kami menampilkan permainan luar biasa dan itu adalah sisi positifnya, bahwa kami lebih superior. Kami tampil sebagaimana yang kami inginkan dan berusaha keras untuk tampil seperti itu. Yang negatif adalah kami tidak menang dan saya percaya itu dikarenakan kurangnya kematangan," sebut Wenger dalam situs resmi Arsenal.

Dengan materi tim yang didominasi pemain muda usia, boleh jadi kematangan adalah aspek yang belum mengakar dalam diri pemain Arsenal. Namun, Wenger tak mau kalau kematangan itu dihubungkan dengan pengalaman.

"Saya ingin mengambil hal positifnya malam ini karena saya meyakini bahwa kami benar-benar luar biasa dan saya tak percaya kekurangmatangan dikaitkan dengan pengalaman. Kematangan akan meningkat dengan kecerdasan. Saya pikir pemain cara cerdas dan mereka akan belajar dari kesalahan."

"Dalam hidup Anda harus berusaha maksimal dengan apa yang Anda miliki. Dalam partai malam ini kami tak mendapat hasil (maksimal) yang tersedia, kami harus berpikir 'bagaimana ini bisa terjadi?' dan memastikan itu tak terulang lagi," demikian "Si Profesor" setengah berfilosofi.

( krs / arp )

Seru sih, tapi draw ?

Kamis, 30/10/2008 05:12 WIB 

Ketat, Arsenal-Spurs 4-4! 

Doni Wahyudi - detiksport

 
London - Derby London utara antara Arsenal dan Tottenham Hotspur berjalan ketat. Delapan gol tercipta dengan skor akhir imbang untuk kedua tim 4-4.

Dalam laga yang berjalan di Emirates Stadium, Kamis (30/10/2008) dinihari WIB, pasukan Arsene Wenger sebenarnya tampil relatif lebih banyak menciptakan peluang ketimbang sang tamu. Ini terbukti ketika mereka sempat unggul 4-2 hingga menit 89.

Namun, dua gol telat The Lilywhites di penghujung laga membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata. Imbasnya The Gunners harus puas hanya meraih satu poin.

Dengan hasil ini, Cesc Fabregas cs untuk sementara berada di posisi tiga klasemen sementara dengan raihan nilai 20. Sementara Spurs masih belum beranjak dari dasar klasemen. Pasukan Harry Redknapp sejauh ini baru mengumpulkan poin enam. 

Spurs unggul terlebih dulu melalui David Bentley pada menit 13. Sepakan keras sayap asal Inggris itu tak mampu dibendung oleh Manuel Almunia. Kredit khusus layak diberikan kepada Luka Modric yang menjadi pemberi assist dengan satu sentuhan.

Setelah gol tersebut Arsenal langsung membalas dengan tiga gol. Mereka sempat unggul 3-1 ketika pertandingan berjalan 64 menit. Ketiga gol The Gunners diciptakan oleh sundulan Mikael Silvestre pada menit 37, tandukan William Gallas pada menit 46, dan sepakan Emmanuel Adebayor di menit 64.

Spurs pun membalasnya melalui gol Darren Bent pada menit 66. Sepakan Modric masih berhasil dimentahkan oleh Almunia, tetapi kemudian bola muntah bisa dicecar oleh Bent. Skor berubah 3-2.

Tuan rumah kemudian unggul 4-2 melalui Robin Van Persie ketika laga memasuki menit 68. Gol tersebut tercipta setelah operan Adebayor dengan tenang sukses disepak oleh Van Persie dengan kaki kanan.

Namun, dua gol telat Spurs di menit 89 dan 90 membuat kemenangan Arsenal yang sudah di depan mata pupus. Kedua gol itu diciptakan oleh sepakan Jermaine Jenas yang tak terkawal dengan baik. Lalu, menyusullah gol selajutnya dari Aaron Lennon setelah memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Modric yang membentur tiang gawang.

Susunan Pemain:

Arsenal: Almunia, Silvestre, Gallas, Clichy, Sagna, Denilson, Fabregas, Nasri (Song 88), Walcott (Eboue 75), Van Persie (Diaby 82), Adebayor.

Tottenham Hotspur: Gomes, Woodgate, Corluka, Assou-Ekotto, Hutton (Gunter 80), Jenas, Huddlestone, Modric, Bale (Lennon 55), Pavlyuchenko (Bent 65), Bentley.

( din / roz )